PENUNTUT UMUM KEJARI KEPULAUAN TALAUD MENERIMA 3 (TIGA) TERSANGKA (TAHAP II) PERKARA KORUPSI PELAKSANAAN BELANJA SUBSIDI PENGOPERASIAN PENERBANGAN TAHUN 2009 DI KEJATI SULUT


Pada hari Kamis tanggal 14 Februari 2019 sekitar pukul 14.00 wita Tim Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Talaud yang diketuai Jaksa ELISTON HASUGIAN, SH telah menerima penyerahan tersangka dan barang bukti perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi Pelaksanaan Belanja Subsidi Pengoperasian Penerbangan route Manado-Melonguane-Manado Tahun 2009 pada Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Kepulauan Talaud dari Polres Talaud.

Para Tersangka yang diserahkan, yaitu JPP selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), FU selaku Sekda tahun 2009 (sekarang mantan Sekda) dan MR selaku penyedia barang/jasa PT ASI.
Penyerahan tersangka tersebut dilakukan setelah Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Kepulauan Talaud menyatakan perkara tersebut telah lengkap (terpenuhi syarat formil dan materiil) dan di P-21.

Bahwa penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dari Penyidik Polres Talaud ke Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Kepulauan Talaud dilaksanakan di Kantor Kejaksaan Tinggi Sulut Sulawesi Utara di Manado.

Bahwa sebelum Penuntut Umum menerima tanggungjawab para tersangka dan barang bukti terlebih dahulu dilakukan penelitian terhadap para tersangka dan barang bukti serta dilakukan pemeriksaan kesehatan terhadap para tersangka di Rumah Sakit Bhayangkara di manado.

Selanjutnya Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Kepulauan Talaud melakukan penahanan terhadap 3 (tiga) orang tersangka tersebut selama 20 (dua puluh) hari di Rumah Tahanan Negara (RUTAN) Malendeng di Manado sejak tanggal 14 Februari 2019 s/d 05 Maret 2019, dengan pertimbangan memudahkan persidangan karena para tersangka akan disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Manado.

Perbuatan para tersangka menyebabkan Negara dirugikan sebesar Rp. 1.000.000.000,- (satu milyar rupiah) sesuai hasil Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK Perwakilan Sulawesi Utara.

Dalam perkara yang diduga menimbulkan kerugian Negara sebesar Rp. 1.000.000.000,- (satu milyar rupiah) tersebut, para tersangka diduga telah menyalahgunakan wewenang dan melawan hukum dalam Korupsi Pelaksanaan Belanja Subsidi Tahun 2009 pada DPPKAD Kabupaten Kepulauan Talaud dengan pagu anggaran sebesar Rp.1.123.000.000,- (satu milyar seratus dua puluh tigas juta rupiah).

Terhadap ketiga tersangka dikenakan Pasal 2 ayat (1), Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang – undang Nomor 31 Tahun 1999 Jo Undang – Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Bahwa penyerahan tanggung jawab tersangka dan Barang Bukti (Tahap II) dan penahanan para tersangka di pantau langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Talaud Sutikno. SH, MH.

Click to view slideshow.