Wakili Kajati, Asdatun Lantik Dan Mengambil Sumpah/Janji 37 PNS Di Kejati Sulut

Pada hari Senin tanggal 15 April 2019 pukul 09.00 wita bertempat di Aula Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, telah dilaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah/janji Pegawai Negeri Sipil pada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara tahun 2019 sesuai Undang-Undang No.5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan Peraturan Pemerintah No. 11 tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil, bahwa setiap Calon PNS wajib mengucapkan sumpah/janji, yang dilaksanakan pada saat pelantikan oleh Pejabat Pembinaan Kepegawaian (PPK) atau pejabat lain yang ditunjuk oleh PPK.

Sumpah/janji dilakukan menurut agama atau kepercayaannya kepada Tuhan Yang Maha Esa. Acara ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari surat Kepala Biro Kepegawaian No. B-1144/C.4/Cp.2/3/2019 tanggal 25 Maret 2019 perihal Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil Tahun 2019.

PNS yang dilantik dan disumpah sebanyak 37 orang, terdiri dari golongan III Calon Jaksa sebanyak 33 orang, golongan II Pengawal Tahanan sebanyak 4 orang, yang ditempatkan pada Kejaksaan Negeri se-Sulawesi Utara kecuali Kejaksaan Negeri Manado dan Kejaksaan Tinggi Sulut.

Bertindak selaku Inspektur Upacara adalah Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Jurist Pricesely, SH,MH mewakili Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara. Dalam sambutannya Kajati menyampaikan UU No. 5 Tahun 2014 tentang ASN telah membawa perubahan dalam kehidupan karir PNS menjadi “Zona Kompetitif” (competitive zone) sehingga akan dicapai kinerja lembaga yang kualitasnya terus meningkat karena adanya kompetisi pegawai yang sehat
dalam menunjukkan kinerjanya yang terbaik.

Oleh karena itu, diharapkan harus senantiasa bersiap diri menghadapi kompetisi tersebut dengan terus mengembangkan kompetensi dirinya masing- masing. Bekerja dengan integritas, profesional, disertai dengan niat yang tulus dan ikhlas. Menjaga nama baik pribadi maupun institusi dengan tidak menerima pemberian berupa uang atau barang terlebih bersikap diluar batas koridor dan aturan karena pimpinan tidak akan mentoleransi segala bentuk pelanggaran yang dilakukan.

Sebagai keluarga besar Kejaksaan RI mari tingkatkan persatuan, kesatuan serta jiwa korps, guna mewujudkan tim kerja yang sinergis dan kompak, senantiasa menjaga sikap, tindakan, dan mengupayakan layanan yang terbaik bagi masyarakat, dan momentum ini menjadi langkah awal untuk memberikan kontribusi yang positif dan terbaik bagi Kejaksaan RI, bagi bangsa dan negara.

4 orang PNS mewakili dalam penyumpahan oleh masing- masing rohaniawan dari Islam, Kristen Protestan, Kristen Katolik dan Hindu. Setelah disumpah keempat PNS menandatangani Berita Acara pengambilan sumpah dan sebagai saksi adalah Plh. Asisten Pembinaan Bobby Ruswin, SH,MH dan Kepala Sub Bagian Kepegawaian pada Asisten Pembinaan Marlyn Theresia, SH. Acara berjalan dengan lancar dan tertib, dan diakhir acara diberikan pemberian ucapan selamat kepada para PNS yang baru dilantik dan diangkat sumpah sebagai PNS oleh Inspektur
Upacara, diikuti para Asisten, Kabag TU, Koordinator, dan semua peserta upacara yang hadir.

Turut hadir dalam acara pengambilan sumpah PNS : Para Rohaniawan yang mengukuhkan sumpah, Para Asisten, Kabag Tata Usaha, para Koordinator, seluruh staf bagian Pembinaan Kejaksaan Tinggi Sulut. Rohaniawan yang mengukuhkan sumpah jabatan agama Islam : Drs. H. Muhtar G. Bonde, MH, rohaniawan agama Kristen Protestan : Archilaus Egetan SPAK, MSi, rohaniawan agama Kristen Katolik : Frater Simon Petrus Leiyan, rohaniawan agama Hindu : Nenga Kokog, S.Ag. MSi.

Click to view slideshow.