WAKAJATI SULUT HADIRI APEL PENGUATAN ZONA INTEGRITAS WBK MENUJU WBBM KEJARI KEPULAUAN SANGIHE

Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe melaksanakan apel penguatan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) bertempat di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe Rabu, (5/2/2020) pukul 10:00 Wita yang diikuti oleh seluruh pegawai Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe.

Apel ini di hadiri oleh Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Wakajati Sulut)  A. Dita Prawitaningsih,S.H.,M.H beserta Asisten Pembinaan kejati Sulut A. Syahrir Harahap, S.H.,M.H, dan Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Jurist Precisely, S.H.,M.H yang sebelumnya tiba dibandara Naha pada pukul 08:10 Wita dengan dijemput oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe Yunardi,S.H.,M.H beserta para Kasi dan Kasubag juga perwakilan IAD daerah Kepulauan Sangihe.

Selain itu dalam apel ini juga turut mengundang Forkopimda dan OPD terkait di Kabupaten Kepulauan Sangihe sebagai saksi yaitu Bupati kepulauan Sangihe Jabes E Gaghana SE,ME, Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe Josephus Kakondo BAE, Perwakilan Komandan Kodim 1301/Sangihe, Danlanal Tahuna yang diwakili oleh Letkol Laut (P) Christian Kondonwangko, S.H, Kapolres Tahuna Yang Diwakili oleh Kompol Haris Bingku,Ketua Pengadilan Negeri Tahuna Syor Mambrasar, Kepala BPS Tahuna Ir. Hendra Tumbelaka, Kalapas Kelas II B Tahuna, Mardi Santoso, Ad.IP,MSi, Kepala KPPN Tahuna Teddy Tajudin, Ketua Sinode GMIST Sangihe PDT. Patras Mandola.

Didalam apel penguatan WBK menuju WBBM tersebut Wakajati Sulut melakukan penyematan pin penghargaan WBK  kepada Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe dan Wakajati juga melakukan penandatanganan Piagam Penguatan Komitmen WBK menuju WBBM

Saat memberikan sambutan, Kajari Kepulauan Sangihe Yunardi, S.H.,M.H menyampaikan ucapan terimakasih dan rasa bangga atas kunjungan Wakajati Sulut.  “Saya menyampaikan terimakasih dan rasa bangga atas kunjungan ibu Wakajati Sulut yang telah menyempatkan datang dalam rangka menyaksikan pencanangan Zona Integritas Wilayah Bebas Dari Korupsi Menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani” tutur Kajari Kepulauan Sangihe.

Selain itu juga Kajari menyampaikan pengarahan Jaksa Agung Republik Indonesia yang menekankan bahwa  di era digital sekarang, Jaksa wajib memanfaatkan sarana Teknologi Informasi guna mendukung kinerja Kejaksaan Republik Indonesia secara serius dan sungguh-sungguh. Jaksa Agung berharap melaluisistem IT tersebut dapat memberikan transparansi dan pelayanan yang lebih baik lagi kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut,  Kajari  memohon dukungan kepada seluruh pihak dan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sangihe.  “Saya juga mohon dukungannya kepada semua pihak khususnya masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk terwujudnya pelayanan yang lebih baik lagi dan diraihnya predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) & Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM)”, kata Kajari Kepulauan Sangihe.

Saat dikonfirmasi wartawan setelah apel terkait dengan kesiapan Kejari kepulauan Sangihe dalam Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi Menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara menyatakan bahwa ” Saya rasa Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe sudah sangat siap untuk meraih predikat WBK & WBBM. Hal tersebut dapat dilihat dari pelayanannya yang memanfaatkan teknologi informasi sehingga dapat lebih transparan dan akuntabel dan fasilitas-fasilitas yang ada terutama Gedung Pintarnya merupakan terobosan yang sangat baik dalam pelayanan kepada masyarakat”  pungkas Wakajati Sulawesi Utara A. Dita Prawita Ningsih, S.H.,M.H.

Click to view slideshow.