KAJATI DITA JADI NARASUMBER PROGRAM JAKSA MENYAPA DENGAN TEMA “PERAN PEREMPUAN SEBAGAI PENEGAK HUKUM”.

 

Kamis, (01/04/2021), Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara A. Dita Prawitaningsih S.H.,M.H menjadi narasumber dalam program Jaksa Menyapa bekerja sama dengan RRI Manado di kanal FM 94,5 Mhz dan FM 88,2 Mhz dengan tema “Peran Perempuan Sebagai Penegak Hukum” dipandu oleh penyiar RRI Ade Lakoro.

Dalam kegiatan tersebut, Kajati Sulut menyampaikan tentang bagaimana peran wanita sebagai seorang istri dan ibu bagi anak-anak, serta dalam melaksanakan tugas sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara.

Dalam melaksanakan tugas sebagai jaksa adalah suatu pilihan baginya yang harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Antara pekerjaan dan keluarga harus berjalan bersama-sama dengan mengutamakan cinta kasih. Kajati mengutip pernyataan dari penulis terkenal Kahlil Gibran yang mengatakan “jika kamu tidak bekerja dengan cinta, tetapi hanya dengan kebencian, lebih baik tinggalkan pekerjaanmu”.

Kajati Sulut juga memberikan penjelasan tentang kiat-kiat sebagai seorang pemimpin tentang bagaimana mengatur bawahan agar bisa menjalankan tupoksi masing-masing sehingga tujuan bisa tercapai, Kajati Sulut menambahkan bahwa untuk mempererat hubungan kerja antara atasan dan bawahan maka Kejati Sulut sering melaksanakan kegiatan “Coffee Morning”, minum kopi bersama dipagi hari sambil membicarakan kinerja dari masing-masing bidang yang ada di Kejati Sulut.

Sebagai penegak hukum, banyak sekali perkara-perkara yang ditanganinya termasuk saat ini di Sulawesi Utara perkara-perkara tersebut harus ditangani dan segera diselesaikan.

Dialog tersebut mendapat antusiasme dari masyakarat dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan kepada Kajati Sulut yang salah satunya menanyakan sikap Kajati Sulut apabila salah satu anggota keluarga menjadi tersangka dalam satu kasus hukum, yang langsung direspon bahwa hukum harus tetap ditegakkan tanpa memperdulikan siapa pelakunya dan apakah kasus tersebut tergolong besar ataupun kecil semuanya harus ditegakkan.

Kita berpartisipasi dalam Penegakan hukum tidak harus menjadi aparat penegak hukum tapi dengan kita taat terhadap aturan hukum yang berlaku maka kita semua sudah melaksanakan hukum itu juga.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid 19.