KAJATI DITA LETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN RUSUN KEJATI SULUT

Selasa, (21/12/2021) Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara A. Dita Prawitaningsih, S.H., M.H., bersama Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara Fredy Runtu, SH, Menghadiri Kegiatan dan melakukan Ground Breaking / Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Susun Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara.

Pada Kesempatan ini Juga Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE, bersama Kepala Bagian Keuangan, Pengelolaan BMN & Barang Persediaan Bencana, Ditjen Perumahan Kementerian PUPR, Sumadiyono, SE., M.Si, Kepala Balai Penyediaan Perumahan Sulawesi I (BP2P Sulawesi I) Recky Lahope, ST., MT, Kepala Dinas Perumahan & Pemukiman Daerah PUU Sulut, Steve Kepel, dan Pdt. Samson Frederik, SH, turut mengambil bagian dalam Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Susun Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara.

Dalam sambutannya Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara A. Dita Prawitaningsih, SH, MH menyampaikan atas nama pribadi dan keluarga besar Kejati Sulut sangat berbangga dan berbesar hati atas dimulainya pembangunan rumah susun pegawai ini.

Hal ini saya sampaikan karena rencana ini sudah dirintis dan dimulai oleh 2 (Dua) orang Kajati pendahulu saya yaitu Pak Roskanedi dan Pak Andi Iqbal sejak tahun 2018 dan baru terwujud setelah 3 (Tiga) tahun kemudian di akhir tahun 2021 ini. Bahkan saat saya mengawali tugas sebagai Kajati saya bertanya kepada Pak Asisten Pembinaan bagaimana progress usulan rumah susun kita dan oleh Pak Asbin di jelaskan bahwa Pak Gubernur siap membantu dalam bentuk hibah untuk penimbunan dan pematangan lahan sedangkan untuk fisik bangunan masih diproses di kementrian Pekerjaan Umum Jakarta.

Selanjutnya pada sekitar Februari tahun ini saat Kasatker masih Pak Recky Lahope bersilahturami dengan kepala balai penyediaan perumahan saat itu, saya tanyakan lagi agar segera dapat di realisasikan. Bahkan untuk mempercepat saya minta Pak Asbin untuk membuat usulan baru kepada menteri PUPR guna percepatan realisasinya.

Mengapa saya sangat antusias terhadap percepatan pembangunan rumah susun ini karena :
1. Saat saya Wakajati saya diserahi tugas oleh kajati untuk mengawal perjalanan surat permohonan di Kejagung dan Kementrian PUPR.
2. Saat saya mengawali jabatan sebagai Kajati masuk musim penghujan sehingga apabila hujan deras selama lebih dari dua jam pasti Rudis sudah banjir. sehingga Rudis saya di bumi beringin dan TK Adhyaksa siap menjadi posko pengungsian/penampungan.
3. Saya selalu was-was.. kalau hujan deras di Manado.
Namun puji syukur hari ini adalah momentum sejarah rumah dinas pegawai Kejati Sulut yang sudah berdiri sejak tahun 1983 dengan kondisi yang sudah tidak layak lagi akan menjadi Rumah Susun semi appartemen.

Dalam kesempatan yang berbahagia ini juga saya menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhinggga kepada :
1. Bapak Gubernur Sulut beserta jajaran khususnya Bapak Steve Kepel Kadis Perumahan dan Pemukiman Prov. Sulut yang telah membantu dalam penimbunan dan pematangan lahan.
2. Bapak Menteri PUPR khususnya Dirjen Penyediaan Perumahan dan Pemukiman, beserta jajarannya. Kepala Balai Pak Reky Lahope yang mulai dari menjabat Kasatker sampai saat ini telah menjadi kepala Balai begitu gigih memperjuangkan pembangunan Rusun Kejati Sulut ini.
3. Serta pihak-pihak yang telah membantu dalam proses pembangunan Rusun ini.

Selanjutnya dalam kesempatan ini saya berharap keapda PT. Cipta Adi Guna selaku kontraktor pelaksana pembangunan Rusun ini dapat bekerja dengan baik sehingga dapat tepat mutu, tepat waktu dan tepat sasaran, begitu juga kepada konsultan manajemen konstruksi dari PT. Arphala Konstruksi dapat mengawasi proses tahapan pembangunan sesuai dengan kontrak dan ketentuan lainnya.

Kemudian kepada bapak Asbin kalau masih menjabat sebagai Asbin di Kejati Sulut saya berpesan bila telah selesai tolong terhadap penghuninya diutamakan para pegawai yang telah menempati rumah dinas sebelumnya dan untuk para Jaksa-Jaksa Kepulauan yang melaksanakan sidang Tipikor di Manado agar mereka tidak mengontrak tempat tinggal lagi di Manado karena sudah ada Rusun. Kemudian juga agar dibentuk susunan pengurus/pengelolanya, sehingga pengelolanya dapat berjalan dengan baik.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Asisten Intelijen Stanley Yos Bukara, SH.,MH, Asisten Pembinaan A. Syahrir Harahap, SH., MH, Asisten Pengawasan Fatkhuri, SH, Asisten Tindak Pidana Khusus Eko Prayitno, SH.,MH, Kabag TU Reinhard Tololiu, SH., MH, para Koordinator, para Kasi, Kaur beserta pegawai Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan menerapkan Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19.